Mari lestarikan sumber mata air untuk masa depan anak cucu kita

Bicara pelestarian sumber mata air, pasti kebayang keadaan sumber air di di lingkungan sekitar kita. Banyak sungai sungai yang airnya kotor, bau, penuh sampah, kalo hujan sehari aja langsung meluap bahkan banjir. Namun ketika musim kemarau nyaris berubah total, air bersih susah di dapatkan, sumur ataupun sungai yang banyak airnya jadi kering. Bagi yang berduit mungkin ga jadi masalah karena mereka bisa membeli air bersih untuk kebutuhan hidupnya selama musim kemarau.

Tapi yang meprihatinkan masih banyak masyarakat yang tidak mampu, rela menggunakan air sungai yang kotor dan bau untuk memenuhi kebutahan hidup sehari hari bahkan bukan hanya di musim kemarau saja. Padahal banyak penyakit menular yang timbul akibat pencemaran air seperti hepatitis, malaria, tipes, kanker,diare, kolera, campak, demam berdarah dengue (DBD), serta infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan masih banyak penyakit lainya.

Air kotor buat MCK (source http://3.bp.blogspot.com/)

Air kotor buat MCK (source http://3.bp.blogspot.com/)

Memang kita sangat berhak untuk memanfaatkan kekayaan alam, tapi kita harus ingat ini adalah aset yang harus kita pelihara untuk anak cucu kita. Kita sangat boleh menerima manfaat dari aset yang ada, tapi tanpa harus merusak, tanpa harus mengurangi nilainya bagi generasi yang akan datang. Untuk itu kita harus paham tentang sumber sumber air di muka bumi ini dan upaya untuk melestarikanya. Mudah mudah dengan tulisan blog saya kali ini dapat menginspirasi semua orang untuk mulai bergerak dari diri sendiri, mulai dari yang terkecil, mulai dari sekarang. Small thing big impact

Mengenal sumber air

Semua pasti tahu, air merupakan sumber kehidupan di muka bumi ini karena tanpa air manusia, hewan dan tumbuhan tidak akan bisa hidup. Sebelum beranjak lebih jauh, ada baiknya kita perlu tau dulu macam macam sumber air, antara lain;

1). Air atmosfir atau air hujan.

Air hujan mempunyai sifat agresif terhadap pipa-pipa penyalur maupun bak- bak reservoir karena pada umumnya air hujan mempunyai pH rendah, sehingga dapat mempercepat terjadinya korosi. Selain itu air hujan juga mempunyai sifat lunak (soft water) karena kurang mengandung larutan garam dan zat mineral, sehingga akan boros dalam pemakaian sabun dan terasa kurang segar.

2). Air permukaan.

Air permukaan adalah air yang mengalir di permukaan bumi dan merupakan sumber air yang relatif besar. Umumnya kita kenal 3 macam air permukaan yaitu;

a). Air sungai. Pada umumnya air sungai mempunyai derajat pengotoran yang tinggi sekali, namun begitu masih banyak masyarakat yang bergantung pada air sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya.

b). Air rawa atau danau. Kebanyakan air rawa berwarna, itu disebabkan oleh adanya zat-zat organis yang telah membusuk, misalnya asam humus yang larut dalam air yang menyebabkan warna kuning coklat. Dengan adanya pembusukan, kadar zat organis tinggi maka kadar Fe dan Mn akan tinggi dan kelarutan O2 kurang sekali (anaerob). Oleh karena itu unsur Fe dan Mn akan larut, jadi untuk pengambilan air sebaiknya pada kedalaman tertentu di tengah-tengah agar endapan-endapan Fe dan Mn tidak terbawa.

c). Air laut. Mempunyai sifat asin, karena mengandung garam NaCl. Kadar garam NaCl dalam air laut 3%, dengan keadaan ini maka air laut jarang digunakan sebagai air baku untuk keperluan air minum karena tidak memenuhi syarat untuk air minum.

3).  Air Tanah.

Air tanah mempunyai kualitas yang cukup baik dan apabila dilakukan pengambilan yang baik dan bebas dari pengotoran dapat dipergunakan langsung. Air tanah terbagi menjadi 3 yaitu;

a). Air Tanah Preatis, adalah air tanah yang letaknya tidak jauh dari permukaan tanah serta berada di atas lapisan kedap air/impermeable.

b). Air Tanah Artesis, adalah air tanah yang letaknya sangat jauh di dalam tanah serta berada di antara dua lapisan kedap air.

c). Mata Air, adalah air tanah yang keluar dengan sendirinya ke permukaan tanah dengan hampir tidak dipengaruhi oleh musim, sedangkan kualitasnya sama dengan air tanah artesis.

Air mengalami proses sirkulasi (source http://ilmusipil.com/)

Air mengalami proses sirkulasi (source http://ilmusipil.com/)

Penyebab dan dampak rusaknya sumber air

1). Penebangan liar.

Akibat penebangan liar (Ilegal loging) air hujan tidak tertampung lagi oleh hutan. Sehingga kelangsungan air bersih tidak bisa dijamin keberlangsungannya. Pada musim hujan terjadi banjir, sedang pada musim kemarau menjadi kering. Selain itu penebangan liar menyebabkan kerusakan daerah aliran sungai dan ekosistem alamnya.

Lebih dari 46 persen derah aliran sungai aceh rusak )source http://www.acehbarat.com/)

Lebih dari 46 persen derah aliran sungai aceh rusak (source http://www.acehbarat.com/)

2). Penambangan liar.

Penambangan liar, penggalian berbagai material seperti galian C dan tambang, serta kegiatan-kegiatan lainnya dapat merusak sumber mata air dan ekosistem alam. Contoh penambangan batu kapur liar di pegunungan kendeng, yang membentang dari mulai Pati, Jawa Tengah hingga Tuban, Jawa Timur. Akibatnya ratusan hektare sawah yang dikerjakan 87 kelompok tani di Sukolilo dan Kyen, Kabupaten Pati kekurangan air, sebab sumber air irigasi yang mengandalkan rembesan dari celah dan sungai dari Pegunungan Kendeng menyusut dratis.

Penambangan batu kapur liar di pegunungan kendeng, Pati Source (http://m.mediaindonesia.com)

Penambangan batu kapur liar di pegunungan kendeng, Pati (Source http://m.mediaindonesia.com/)

3). Limbah.

Limbah merupakan sumber pencemaran air yang paling umum, ada limbah permukiman, pertanian, Industri dan pertambangan. Untuk lebih jelasnya saya uraikan satu per satu;

a). Limbah Permukiman. Mengandung limbah domestik berupa sampah organik dan sampah anorganik serta deterjen. Sampah organik adalah sampah yang dapat diuraikan atau dibusukkan oleh bakteri. Contohnya sisa-sisa sayuran, buah-buahan, dan daun-daunan. Sedangkan sampah anorganik seperti kertas, plastik, gelas atau kaca, kain, kayu-kayuan, logam, karet, dan kulit. Sampah-sampah ini tidak dapat diuraikan oleh bakteri (non biodegrable). Sampah organik yang dibuang ke sungai menyebabkan berkurangnya jumlah oksigen terlarut, karena sebagian besar digunakan bakteri untuk proses pembusukannya.

Banyak sampah anorganik di buang ke sungai (source koleksi pribadi)

Banyak sampah anorganik di buang ke sungai (source koleksi pribadi)

Apabila sampah anorganik yang dibuang ke sungai, cahaya matahari dapat terhalang dan menghambat proses fotosintesis dari tumbuhan air dan alga, yang menghasilkan oksigen. Begitu juga dengan deterjen, limbah pemukiman ini paling potensial mencemari air. Pada saat ini hampir setiap rumah tangga menggunakan deterjen, padahal limbah deterjen sangat sukar diuraikan oleh bakteri, tetap aktif untuk jangka waktu yang lama. Penggunaan deterjen secara besar-besaran juga meningkatkan senyawa fosfat pada air sungai atau danau.

Limbah deterjen (source http://soerya.surabaya.go.id)

Limbah deterjen (source http://soerya.surabaya.go.id/)

Fosfat ini merangsang pertumbuhan ganggang dan eceng gondok. Pertumbuhan ganggang dan eceng gondok yang tidak terkendali menyebabkan permukaan air danau atau sungai tertutup sehingga menghalangi masuknya cahaya matahari dan mengakibatkan terhambatnya proses fotosintesis. Jika tumbuhan air ini mati, akan terjadi proses pembusukan yang menghabiskan persediaan oksigen dan pengendapan bahan-bahan yang menyebabkan pendangkalan.

Pertumbuhan gulma air liar (http://soerya.surabaya.go.id/)

Pertumbuhan gulma air liar (http://soerya.surabaya.go.id/)

Bicara bakteri yang terdapat dalam air terkontaminasi limbah organik (kotoran manusia atau hewan berdarah panas) contohnya adalah Shigella, yaitu mikroba penyebab gejala diare, deman, kram perut, dan muntah-muntah. Jenis bakteri coliform tertentu, misalnya E coli O:157:H7, bersifat patogen dan juga dapat menyebabkan kanker, diare atau diare berdarah, kram perut, mual, dan rasa tidak enak badan.

b). Limbah Pertanian. Pemakaian pupuk dan pestisida yang berlebihan dapat mencemari air sebab limbah pupuk mengandung fosfat yang dapat merangsang pertumbuhan gulma air seperti ganggang dan eceng gondok. Pertumbuhan gulma air yang tidak terkendali ini menimbulkan dampak seperti yang diakibatkan pencemaran oleh deterjen. Limbah pestisida mempunyai aktifitas dalam jangka waktu yang lama dan ketika terbawa aliran air keluar dari daerah pertanian, dapat mematikan hewan yang bukan sasaran seperti ikan, udang dan hewan air lainnya.

Ilustrasi akibat pencemaran pestisida (source dusunblog.com)

Ilustrasi akibat pencemaran pestisida (source http://dusunblog.com/)

Pestisida mempunyai sifat relatif tidak larut dalam air, tetapi mudah larut dan cenderung konsentrasinya meningkat dalam lemak dan sel-sel tubuh mahluk hidup disebut Biological Amplification, sehingga apabila masuk dalam rantai makanan konsentrasinya makin tinggi dan yang tertinggi adalah pada konsumen puncak. Contohnya ketika di dalam tubuh ikan kadarnya 6 ppm, di dalam tubuh burung pemakan ikan kadarnya naik menjadi 100 ppm dan akan meningkat terus sampai konsumen puncak.

c). Limbah Industri . Sangat potensial sebagai penyebab terjadinya pencemaran air. Pada umumnya limbah industri mengandung limbah B3, yaitu bahan berbahaya dan beracun. Menurut PP 18 tahun 99 pasal 1, limbah B3 adalah sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan beracun yang dapat mencemarkan atau merusak lingkungan hidup sehingga membahayakan kesehatan serta kelangsungan hidup manusia dan mahluk lainnya.

Karakteristik limbah B3 adalah menyebabkan karat/korosif, mudah terbakar dan meledak, bersifat toksik/beracun dan menyebabkan infeksi/penyakit. Limbah industri yang berbahaya antara lain yang mengandung logam dan cairan asam. Misalnya limbah yang dihasilkan industri pelapisan logam, yang mengandung tembaga dan nikel serta cairan asam sianida, asam borat, asam kromat, asam nitrat dan asam fosfat. Limbah ini bersifat korosif, dapat mematikan tumbuhan dan hewan air.

Limbah Industri mengandung B3 (http://soerya.surabaya.go.id/)

Limbah Industri mengandung B3 (source http://soerya.surabaya.go.id/)

Dampaknya pada manusia bisa menyebabkan iritasi pada kulit dan mata, mengganggu pernafasan dan menyebabkan kanker. Logam yang paling berbahaya dari limbah industri adalah merkuri atau yang dikenal juga sebagai air raksa (Hg) atau air perak. Limbah yang mengandung merkurei selain berasal dari industri logam juga berasal dari industri kosmetik, batu baterai, plastik dan sebagainya. Di Jepang antara tahun 1953- 1960, lebih dari 100 orang meninggal atau cacat karena mengkonsumsi ikan yang berasal dari Teluk Minamata.

Akibat mengkonsumsi air yang mengandung merkuri (http://soerya.surabaya.go.id/)

Akibat mengkonsumsi air yang mengandung merkuri (source http://soerya.surabaya.go.id/)

Teluk ini tercemar merkuri yang bearasal dari sebuah pabrik plastik. Senyawa merkuri yang terlarut dalam air masuk melalui rantai makanan, yaitu mula-mula masuk ke dalam tubuh mikroorganisme yang kemudian dimakan yang dikonsumsi manusia. Bila merkuri masuk ke dalam tubuh manusia melalui saluran pencernaan, dapat menyebabkan kerusakan akut pada ginjal sedangkan pada anak-anak dapat menyebabkan Pink Disease/ acrodynia, alergi kulit dan kawasaki disease/ mucocutaneous lymph node syndrome.

d). Limbah Pertambangan. Limbah pertambangan seperti batubara biasanya tercemar asam sulfat dan senyawa besi, yang dapat mengalir ke luar daerah pertambangan. Air yang mengandung kedua senyawa ini dapat berubah menjadi asam. Bila air yang bersifat asam ini melewati daerah batuan karang/kapur akan melarutkan senyawa Ca dan Mg dari batuan tersebut. Selanjutnya senyawa Ca dan Mg yang larut terbawa air akan memberi efek terjadinya air sadah, yang tidak bisa digunakan untuk mencuci karena sabun tidak bisa berbuih.

Bila dipaksakan akan memboroskan sabun, karena sabun tidak akan berbuih sebelum semua ion Ca dan Mg mengendap. Limbah pertambangan yang bersifat asam bisa menyebabkan korosi dan melarutkan logam-logam sehingga air yang dicemari bersifat racun dan dapat memusnahkan kehidupan akuatik. Selain pertambangan batubara, pertambangan lain yang menghasilkan limbah berbahaya adalah pertambangan emas. Pertambangan emas menghasilkan limbah yang mengandung merkuri, yang banyak digunakan penambang emas tradisional atau penambang emas tanpa izin, untuk memproses bijih emas.

Akibat penambangan emas di gunung pongkor, Bogor (http://pikiran-rakyat.com)

Akibat penambangan emas di gunung pongkor, Bogor (source http://pikiran-rakyat.com)

Para penambang ini umumnya kurang mempedulikan dampak limbah yang mengandung merkuri karena kurangnya pengetahuan yang dimiliki. Biasanya mereka membuang dan mengalirkan limbah bekas proses pengolahan pengolahan ke selokan, parit, kolam atau sungai. Merkuri tersebut selanjutnya berubah menjadi metil merkuri karena proses alamiah. Bila senyawa metil merkuri masuk ke dalam tubuh manusia melalui media air, akan menyebabkan keracunan seperti yang dialami para korban Tragedi Minamata.

4). Eksploitasi air tanah berlebihan

Eksloitasi air tanah diatas ambang batas normal yang direkomendasikan mengakibatkan kondisi cekuangan air tanah (CAT) masuk zona kritis. Contoh Kondisi cekungan air tanah Jakarta yang mencover 3 Provinsi (DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat) sangat kritis karena eksploitasi air tanah yang berlebihan hingga mencapai 40%, seharusnya maksimum hanya 20%. Dampaknya menimbulkan perubahan pada cekungan air tanah dan menimbulkan kerusakan lingkungan seperti amblesan tanah (land subsidence) dan intrusi air laut ke daratan.

Ilustrasi ambles tanah (source http://surabayapost.com/)

Ilustrasi ambles tanah (source http://surabayapost.com/)

Mencegah dan mengurangi dampak pencemaran sumber air

Belum terlambat kita masih bisa mencegah atau paling tidak mengurangi dampak dari kerusakan dan pencemaran sumber air. Saran saya antara lain;

1). Kurangi penggunaan bahan-bahan berbahaya dalam kegiatan Industri, pertambangan atau menggantinya dengan bahan-bahan yang lebih ramah lingkungan. Tidak membuang sampah/limbah ke sumber air. Bila kita menemui kegiatan indutsri/pertambangan yang illegal segera laporkan pada pihak yang berwajib. Setiap pabrik/kegiatan industri sebaiknya memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), untuk mengolah limbah yang dihasilkannya sebelum dibuang ke lingkungan sekitar.

Ilustrasi instalasi pengelolaan air limbah (source http://soerya.surabaya.go.id/)

Ilustrasi instalasi pengelolaan air limbah (source http://soerya.surabaya.go.id/)

Dengan demikian diharapkan dapat meminimalisasi limbah yang dihasilkan atau mengubahnya menjadi limbah yang lebih ramah lingkungan. Setiap rumah tangga pun sebaiknya menggunakan deterjen secukupnya dan memilah sampah organik dari sampah anorganik. Sampah organik bisa dijadikan kompos, sedangkan sampah anorganik bisa didaur ulangdi bakar ditempat yang aman. Pemerintah pun bekerjasama dengan World Bank, untuk mempersiapkan pemberian insentif berupa subsidi bagi masyarakat yang melakukan pengomposan sampah kota.

Pisahkan sampah organik dan anorganik (http://soerya.surabaya.go.id/)

Pisahkan sampah organik dan anorganik (source http://soerya.surabaya.go.id/)

2). Gunakanlah pupuk dan pestisida secukupnya atau memilih pupuk dan pestisida yang mengandung bahan-bahan yang lebih cepat terurai, yang tidak terakumulasi pada rantai makanan.

3). Lestarikan hutan di hulu sungai dan tanami kembali lahan yang gundul, agar hutan bisa berfungsi kembali menyerap dan mempertahankan ketersediaan air tanah. Jangan takut laporkan pada pihak yang berwajib jika kita menemui kegiatan penebangan liar. Begitupun di daerah sekitar aliran sungai/lahan lahan kosong di sekitar lingkungan tempat tinggal kita, tanamilah dengan tumbuh tumbuhan, selain dapat menyerap dan mempertahankan sumber air, tanaman juga dapat mengurangi pemanasan global/pulusi udara.

4). Diusahakan sumber air bersih (sumur) jauh dari tempat pembuangan limbah (± 10 meter) seperti kakus, lubang galian untuk sampah, lubang galian untuk air kotor dan sebagainya.

Minimal 11 meter jaraknya agar tidak terkontaminasi

Minimal 11 meter jaraknya agar tidak terkontaminasi (source koleksi pribadi)

5). Mencegah dampak negatif yang timbul akibat eksploitasi air tanah yang tidak terkendali disarankan;

  • Pertama, melindungi daerah imbuhan air tanah untuk mencegah terjadinya penurunan pembentukan air tanah.
  • Kedua, mengendalikan pengambilan air tanah di daerah lepasan (groundwater discharge area) untuk mencegah penurunan ketersediaan air, menggunakan air tanah seefektif dan seefisien mungkin dengan mengutamakan pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.
  • Ketiga, mengelola kualitas air dan pengendalian pencemaran air secara terpadu.
  • Keempat, terus melakukan sosialisasi mengenai pentingnya mengelola air tanah yang berorientasi pada kelestarian lingkungan

Klasifikasi dan kriteria mutu air

Berdasarkan PP no 82 tahun 2001 pasal 8 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup, klasifikasi dan kriteria mutu air ditetapkan menjadi 4 kelas yaitu:

  • Air yang dapat digunakan untuk bahan baku air minum atau peruntukan lainnya mempersyaratkan mutu air yang sama
  • Air yang dapat digunakan untuk prasarana/sarana rekreasi air
  • Air yang dapat digunakan untuk budidaya ikan air tawar/peternakan
  • Air yang dapat digunakan untuk mengairi pertanaman/pertanian

Beberapa parameter yang digunakan untuk menentukan kualitas air diantaranya adalah :

a). Do / Dissolved Oxygen (Oksigen teralrut). Maksudnya adalah oksigen terlarut yang terkandung di dalam air, berasal dari udara dan hasil proses fotosintesis tumbuhan air. Oksigen diperlukan oleh semua mahluk yang hidup di air seperti ikan, udang, kerang dan hewan lainnya termasuk mikroorganisme seperti bakteri. Agar ikan dapat hidup, air harus mengandung oksigen paling sedikit 5 mg/ liter atau 5 ppm (part per million). Apabila kadar oksigen kurang dari 5 ppm, ikan akan mati, tetapi bakteri yang kebutuhan oksigen terlarutnya lebih rendah dari 5 ppm akan berkembang.

Apabila sungai menjadi tempat pembuangan limbah yang mengandung bahan organik, sebagian besar oksigen terlarut digunakan bakteri aerob untuk mengoksidasi karbon dan nitrogen dalam bahan organik menjadi karbondioksida dan air. Sehingga kadar oksigen terlarut akan berkurang dengan cepat dan akibatnya hewan-hewan seperti ikan, udang dan kerang akan mati. Lalu apakah penyebab bau busuk dari air yang tercemar? Bau busuk ini berasal dari gas NH3 dan H2S yang merupakan hasil proses penguraian bahan organik lanjutan oleh bakteri anaerob.

b). BOD (Biochemical Oxygen Demand) artinya kebutuhan oksigen biokima yang menunjukkan jumlah oksigen yang digunakan dalam reaksi oksidasi oleh bakteri. Sehingga makin banyak bahan organik dalam air, makin besar B.O.D nya sedangkan D.O akan makin rendah. Air yang bersih adalah yang B.O.D nya kurang dari 1 mg/l atau 1ppm, jika B.O.D nya di atas 4ppm, air dikatakan tercemar

c). COD (Chemical Oxygen deman) sama dengan BOD, yang menunjukkan jumlah oksigen yang digunakan dalam reaksi kimia oleh bakteri. Pengujian COD pada air limbah memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pengujian BOD. Antara lain; sanggup menguji air limbah industri yang beracun yang tidak dapat diuji dengan BOD karena bakteri akan mati, aktu pengujian yang lebih singkat, kurang lebih hanya 3 jam.

d). Jumlah total zat terlarut. Air alam mengandung zat padat terlarut yang berasal dari mineral dan garam-garam yang terlarut ketika air mengalir di bawah atau di permukaan tanah. Apabila air dicemari oleh limbah yang berasal dari industri pertambangan dan pertanian, kandungan zat padat tersebut akan meningkat. Jumlah zat padat terlarut ini dapat digunakan sebagai indikator terjadinya pencemaran air. Selain jumlah, jenis zat pencemar juga menentukan tingkat pencemaran. Air yang bersih adalah jika tingkat D.O nya tinggi, sedangkan B.O.D dan zat padat terlarutnya rendah

Cara memperoleh air bersih

Air yang kita minum harus bersih sesuai standar, tidak memiliki perbedaan suhu yang mencolok dengan udara sekitar. Demikian juga air yang kita gunakan untuk mandi, mencuci, memasak, juga harus bersih. Bersih disini artinya bersih dari segi fisik, kimiawi dan biologis.

  • Bersih secara fisik artinya jernih, tidak berwarna, tawar dan tidak berbau.
  • Bersih secara kimiawi adalah air yang memiliki pH netral, tidak mengandung bahan berbahaya dan beracun (B3) dan ion-ion logam, serta bahan organik.
  • Bersih secara biologis artinya tidak mengandung mikroorganisme seperti bakteri baik yang patogen/menyebabkan penyakit atau yang non patogen.
  • Suhu air minum idealnya ± 3 ºC dari suhu udara di atas atau di bawah suhu udara berarti mengandung zat-zat tertentu (misalnya fenol yang terlarut) atau sedang terjadi proses biokimia yang mengeluarkan atau menyerap energi air.

Ada 2 cara untuk memperoleh air bersih dari sumber air di lingkungan sekitar kita, pertama dengan menambahkan bahan kimia (Kaporit, tawas, kapur) dan cara kedua tanpa menggunakan bahan kimia. Cara penjernihan ini melaui 2 tahap, yaitu tahap pengendapan dan tahap penjernihan. Media penyaring yang digunakan adalah; pasir, arang batok kelapa, ijuk dan batu kerikil. Pada cara yang pertama kita ditambahkan bahan kimia berupa tawas, kapur dan kaporit ke dalam bak pengendap untuk membantu menggumpalkan zat kimia pencemar air. Untuk lebih jelasnya lihat uraian di bawah ini.

1). Tanpa bahan kimia.

Siapkan 3 macam bak yaitu bak pengendap, bak penyaring dan bak penampung air bersih. Ukurannya tergantung volume air yang akan dialirkan. Mula-mula air dari sumbernya dialirkan ke bak pengendap. Selanjutnya lewat saluran air (pipa, bambu, selang) yang pada bagian ujungnya di beri kawat kasa, dari bak pengendap air dialirkan ke dalam bak penyaring melalui parit yang berbelok-belok dan berbatuan untuk mendapatkan kandungan oksigen.

Atau jika tidak mungkin parit dapat diganti dengan saluran air yang lain (bambu, pipa, selang). Bak penyaring ini telah diisi dengan media penyaring, yang disusun berturut-turut dari bagian dasar bak berupa batu setinggi 10 cm, kerikil 10 cm, pasir halus setinggi 20 cm, arang 5 cm, ijuk 10 cm, pasir halus 15 cm dan lapisan paling atas diisi ijuk lagi setinggi 10 cm. Setelah melewati bak penyaring air di tampung di dalam bak penampung air bersih. Bila hasilnya kurang jernih coba ganti atau bersihkan media penyaringnya.

Cara memperoleh air bersih tanpa bahan kimia (http://soerya.surabaya.go.id/)

Cara memperoleh air bersih tanpa bahan kimia (source http://soerya.surabaya.go.id/)

2). Dengan bahan kimia.

Gunakan 2 drum/tong air yang dilengkapi dengan keran air, sebagai bak pengendap dan bak penyaring. Tinggi keran air dari dasar drum kira-kira 5-10 cm (harus lebih tinggi dari lumpur yang akan terkumpul). Alirkan air ke dalam drum/tong pengendap kemudian masukan 1 gr tawas / 1 gr kapur / 2,5 gr kaporit untuk setiap 10 liter air lalu diaduk perlahan lahan ke satu arah. Sebaiknya pengadukan dilakukan pada malam hari sehingga pengendapan berlangsung sempurna pada keesokan paginya.

Pada drum yang berfungsi sebagai bak pengendap diberi media penyaring yang terdiri dari kerikil setinggi 5 cm di bagian dasar, kemudian berturut-turut ke atas diberi arang batok setinggi 10 cm, ijuk setinggi 10 cm dan pasir halus setinggi 20 cm. Ketika air yang dialirkan dari drum pengendap melewati media penyaring ini, air akan dijernihkan lagi melalui proses penyaringan. Sehingga ketika kran dibuka akan diperoleh air yang bersih. Apabila air yang keluar dari drum kedua sudah tidak jernih, media penyaring harus dicuci atau diganti dengan yang baru.

Cara memperoleh air bersih dengan bahan kimia (http://soerya.surabaya.go.id/)

Cara memperoleh air bersih dengan bahan kimia (source http://soerya.surabaya.go.id/)

Pureit, cara mudah, praktis dan terjangkau untuk dapatkan air siap minum yang aman

Pureit mudah dan praktis (source http://www.pureitwater.com/)

Pureit mudah dan praktis (source http://www.pureitwater.com/)

Pureit adalah teknologi terbaru Unlilever bekerja dengan teknologi canggih 4-tahap pemurnian airTeknologi Germkill” untuk menghasilkan air yang benar-benar aman terlindungi sepenuhnya dari bakteri dan virus berbahaya. Mudah tidak perlu sambungan ke keran, praktis tinggal tuangkan air tanah/PAM mentah yang biasa dimasak untuk minum ke dalam Pureit. Harga Pureit terjangkau hanya Rp 500.000 dengan kapasitas wadah atas 9 liter dan wadah transparan 9 liter.

Jaminan keamanan Pureit

Jangan khawatir Pureit memenuhi kriteria ketat internasional dari Environmental Protection Agency (EPA), Amerika Serikat, untuk menghilangkan bakteri dan virus berbahaya. Lebih dari itu, kinerja Pureit juga telah diuji oleh lembaga ilmu pengetahuan dan institusi kesehatan terkemuka di Asia, Eropa dan Amerika Serikat. Selain itu Pureit juga dilengkapi dengan tombol indikator perlindungan yang akan memberitahukan Anda beberapa hari sebelumnya kapan perlu mengganti Germkill Kit.

Germkill life indicator Pureit (source http://ww.pureitwater.com/)

Germkill life indicator Pureit (source http://ww.pureitwater.com/)

Dan Jika ‘Germkill Kit’ tidak diganti pada waktunya, Pureit secara otomatis akan menghentikan aliran air sampai penggantian dilakukan. Mekanisme Penghentian Otomatis Pureit akan menghentikan air sehingga air akan meluap dari Germkill Life Indicator. Hal ini akan menjamin anggota keluarga Anda akan selalu meminum air yang aman. Germkill Kit harus diganti secara bersamaan setelah memurnikan sekitar 1500 liter* air. Atau setara dengan ~80 galon, dalam pemakaian normal tahan sekitar 6 -8 bulan**. Harganya Germkill Kit cukup terjangkau cuma Rp. 150.000, sudah termasuk ongkos kirim.

Germkill kit Pureit (source http://www.pureitwater.com/)

Germkill kit Pureit (source http://www.pureitwater.com/)

Mengapa Pureit yang lebih baik dibandingkan dengan yang lain ?

Banyak cara yang dilakukan untuk memurnikan air, tapi terkadang sangat merepotkan atau memerlukan listrik dan gas. Pureit lebih baik dan menguntungkan di banding dengan memasak air, isi ulang dan galon bermerk alasanya;

1). Dibanding memasak air. Umumnya orang perlu memasak air dulu sebelum di minum atau membeli air mineral/isi ulang yang sudah siap di minum. Namun sekarang kita tidak perlu repot lagi untuk memasak air karena sudah ada teknologi terbaru Pureit dari Unilever, yang bekerja dengan teknologi canggih 4-tahap pemurnian air “Teknologi Germkill” untuk menghasilkan air yang benar-benar aman terlindungi sepenuhnya dari bakteri dan virus tanpa perlu memasaknya.

3) Dibanding isi ulang. Harga air minum dalam kemasan (AMDK) berukuran 19 liter (galon) rata-rata berkisar Rp7.000 hingga Rp85.000. Sementara depot air minum isi ulang kurang lebih hanya dipatok Rp3.000 per galon. Sudah barang tentu dengan harga murah banyak konsumen yang tertarik. Namun, hal penting yang perlu diperhatikan adalah masalah kelayakannya, karena menyangkut kesehatan dan keselamatan kita. Masih banyak kita temui di lapangan depot depot isi ulang  air  minum yang belum memenuhi standar.

3). Dibanding galon bermerk. Seringkali kita kelimpungan ketika air galon habis, langganan yang biasa nganterin air galon tutup, tambah di luar hujan pasti kita males mau beli. Apalagi kalo udah tengah malem kehabisanya, toko udah pada tutup repot banget kan. Kalo punya Pureit kita tidak perlu repot dan khawatir lagi kehabisan air minum. Kualitas air terjamin, hemat waktu dan biaya sampe Rp 842.400 pertahun bila kita menghabiskan 8 galon (152 liter) setiap bulan.

Keuntungan menggunakan Pureit (source http://www.pureitwater.com/)

Keuntungan menggunakan Pureit (source http://www.pureitwater.com/)

 

Dimana mencari Pureit

Sekilas membaca tentang Unilever tentu kita sudah tidak ragu lagi dengan produk produknya. Apalagi produk barunya Pureit.

Pilihan warna Pureit Putih marun dan Putih biru (source http://www.pureitwater.com/)

Pilihan warna Pureit Putih marun dan Putih biru (source http://www.pureitwater.com/)

Langsung aja nih biar ga penasaran nyari toko yang nyediain Pureit. Kebetulan karena saya tinggal di Tangerang, untuk toko yang menyediakan Pureit di Tangerang adalah;

  • Hypermart Karawaci SUPERMALL KARAWACI Jl. Bulevar Diponegoro 105 Lippo Karawaci 1200
  • Hypermart Metropolish METROPOLIS TOWN SQUARE Jl. Hartono Raya Moderen 1 No.17 Kelapa Indah Kota Moderen
  • Hypermart Serpong MALL WTC MATAHARI SERPONG Jl. Raya Serpong No. 39
  • Lottemart Ciputat Jl. Ir. H. Juanda No. 1 Ciputat
  • Lottemart Tangerang Perumahan Alam Sutera Blok Sutera Niaga Kav 2 Serpong

Buat kota kota lain silahkan cek aja di http://www.pureitwater.com/ID/locate-dealer, atau mau lebih praktis pesan online aja juga bisa nih di http://www.pureitwater.com/ID/select-product. Untuk pertanyaan bisa hubungi customer servicenya di 021-500-258 (pulsa lokal) atau 0800 155 8000 (bebas pulsa). Buruan miliki Pureit dan daftar (gratis) jadi andalan agen dan konsultan Pureit, hadiahnya 10 unit TV LED 32″, 20 unit Samsung Smart Phone dan 60 unit DVD Player Philips. Semoga anda yang beruntung🙂 hati hati penipuan pemenang tidak di pungut biyaya apapun.

Program andalan Pureit (source http://www.pureitwater.com/)

Program andalan Pureit (source http://www.pureitwater.com/)

Referensi;

  1. #1 by Odis Hermance on December 18, 2012 - 1:19 PM

    Hello from across the sea! This is just what I was searching for, and you wrote it nicely. Thanks very much

    • #2 by 3yuwono on December 20, 2012 - 4:39 PM

      Thanks, hope usefull dear🙂

  2. #3 by Hertily Surviva on December 29, 2012 - 3:25 PM

    Nice info Pak Ustadz, aku ngeri lihat gambar air kotor buat MCK.
    Salam dan sukses selalu

    Jangan lupa berkunjung ke blog aku, ya

    http://hertilysurviva.wordpress.com/2012/12/23/think-before-you-drink/

    • #4 by 3yuwono on December 31, 2012 - 12:38 PM

      amiin, salam sukses juga buat ukhti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: