Khutbah idul adha

Sejenak meninggalkan kesibukan kita dengan game, facebook, twitter. Simpan dulu gadget kesayangan kita,noteboks, samsung, iphone, ipad 4, ipad mini dll. Eit yang suka browsing cerita dewasa , liga champion, ngegosip marsha timothy, vin g bastian etc. Mari kita review kembali khutbah idul adha pagi tadi. Sejatinya bukan daging sapi dan kambing qurban saja yang perlu kita prioritaskan di idul qurban ini, tapi ketaqwaan pada Allah yang harus selalu kita tingkatkan. Kuban sapi ataupun kambing hanyalah sebagai jalan meraih ketaqwaan,.

Fenomena yang terjadi kebanyakan orang lebih mengutamakan beli gadget ketimbang beli hewan kurban. Memang idul adha ini bukan hanya menyembelih sapi ataupun kambing saja, tapi lebih dari itu kita juga mesti sembelih sikap dan perilaku kebinatangan kita. Ayolah berkurban, change your mind, mari berbagi dengan mereka yang mungkin hanya bisa makan daging ketika idul adha saja.

Salurkan bantuan anda ke lembaga lembaga yang terpercaya atau lebih bagus turun lansung ke TKP. Mari kita belajar sabar dan berbuat baik pada semua orang, buatlah mereka tersenyum🙂 Baiklah saya akan sedikit berbagi rangkuman dari khutbah idul adha pagi tadi, semoga bermanfaat;

1). Janganlah otoriter, diktator. Seperti yang di contohkan Nabi Ibrahim alaihissalam ketika disuruh Allah untuk menyembelih anaknya maka dia tidak serta merta, anarkis langsung melakukanya. Tapi kita perlu sabar, tenang komunikasi/bicara dengan santun seberat apapun masalah yang sedang di hadapi. Stop kekerasan, jangan anrkis apalagi sampai tawuran kaya pelajar kita di TV ngga banget deh. Sebagai anak kita juga hendaknya meniru attitude anak Nabi Ibrahim alaihissalam.

Ketika mendengar sang ayah berkata; ”Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapat mu”, Ia menjawab;” Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperinyahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapati ku termasuk orang orang yang sabar”.

Sebuah ujian yang berat, ketika anak satu satunya harus di sembelih. Namun Ibrahim yang kaya raya, harta melimpah punya puluhan ribu ternak mungkin kalo zaman sekarang udah jadi milyuner. Tidak pelit terhadap apa yang dia punya jika Allah memintanya termasuk anaknya sekalipun. Itulah ujian Nabi Ibrahim alahissallam. Dan kini momen itu di abadikan dengan idul qurban.

2). Pesan berikutnya, anak adalah investasi kita. Ketika kita tua ataupun sudah meninggal maka merekalah yang merawat, mendoaakan kita. Cetaklah anak anda jadi Doktor, Insinyur, pilot dll tapi jangan lupa cetak pula moral, keimanan dan ketaqwaanya. Sehingga bisa menjadi anak yang shaleh laiknya anak Nabi Ibrahim alaihissalam yang menentramnkan hati. Kesuksesan bukan dari banyakanya harta, pangkat, jabatan dll, tapi keimanan dan ketaqwaanlah kesuksesan yang sejati.

3). Bertepatan dengan rangkain ibadah haji yang sedang dilakukan ummat muslim tentunya semua rangkaian ibadah haji itu mengandung pesan yang dalam, yang perlu kita renungkan. Intinya kita sebagai ummat Islam harus selalu instropeksi diri, evaluasi hari ini juga jangan nunggu tahun baru. Sejatinya kita hidup di dunia adalah sebentar saja maka maksimalkanlah dengan ibadah meraih ridha-Nya.

Jangan nunggu esok karena tidak akan pernah ada waktu yang tepat buat orang yang suka menunda nunda. Orang yang paling tinggi derajatnya adalah orang yang bertaqwa. Orang yang mau/cepat menjalankan apa yang di wajibkan oleh Allah (berjilbab, shalat, puasa ramadhan dll) dan cepat pula meninggalkan apa yang dilarang Allah.

Banyak orang yang kelihatanya rajin ibadah tapi dia tidak dapat apa apa selain capai di dunia saja. Begitupun sebaliknya perbuatan perbuatan dunia kita sehari hari yang tampaknya bukan ibadah bisa berniali ibadah. Kuncinya adalah niat, maka mari kita luruskan niat kita kembalikan ke dalam visi misi manusia di ciptakan di dunia yaitu adalah untuk beribadah kepada Allah subhanahu wata’ala. Maha suci Dzat yang apabila hamba-nya bermaksiat maka Dia menutupinya, apabila berdosa Dia menantinya kembali, apabila bertaubat Dia mengampuni,,😦

  1. #1 by traduceri romana engleza in galati on November 2, 2012 - 4:31 AM

    When I first saw this title Khutbah idul adha heartcooler on google I just whent and bookmark it. of course like your web-site however you need to test the spelling on several of your posts. A number of them are rife with spelling issues and I in finding it very troublesome to inform the truth then again I will surely come back again.

    • #2 by 3yuwono on November 2, 2012 - 6:20 AM

      Thank you for your submission. I am often in a hurry to post before reread. I will try as much as possible in order to beetter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: