Berikan waktu untuk mendengar

Abi sudah tidak ingat lagi kapan terakhir kali tubuh ini abi dekap | memikirkan masa lalu, takkan abi sangka engkau kini telah siap. Padahal baru kemarin kiranya engkau terlihat senang berada di pundak abi | bahkan abi hanya setinggi pundakmu kini. Bentakan dan pukulan bukan pendidikanmu sekarang | tidak bisa abi menahanmu dan tidak pula bisa abi larang

Nasihat dan kata-kata adalah satu-satunya yang dapat abi jadikan andalan | karena sekeras apapun jiwa, ia masih punya pendengaran. Saat kecil abi selalu luangkan waktu bagimu untuk mendengar | karena itu abi mohon kepadamu berkenan berikan waktu untuk mendengar. Apa yang sekarang kau rasa bukanlah dosa, ia dari yang Maha Kuasa | hanya belum tiba bagimu masa, maka terburu-buru tiadalah guna

Abi pernah seumurmu, tidak sedikitpun rasa yang sekarang ada padamu tidakk pernah abi punya | hanya mungkin dulu abi kurang bijaksana. Usia yang abi lewati bukanlah sebuah pajangan tanpa arti | terkandung padanya rasa sakit, setiap kali jatuh dan berdiri. Diantara semua ketidakbijakan abi | tidak ada yang lebih abi sesali daripada masa muda yang abi lewati tanpa ada arti

Diantara semua kekurangan abi | masa muda adalah waktu dimana abi sekali lagi sungguh ingin ulangi. Adalah kewajaran bila ibadah yang dilakukan dengan tuanya usia berbanding | namun ibadah saat muda adalah prestasi tanpa tanding. Belajar lebih banyak, memahami lebih dekat, dan berbuat lebih nyata | semua itu hanya disediakan di masa muda semata

Samudera ilmu tidak berbilang terbentang menanti kau karungi | sejuta pengalaman hidup berbagai rupa telah siap untuk kau jalani. Berdiri saat jatuh, bertahan saat sulit, dan maju saat sempat | semua itu mudah ketika darahmu masih mengalir rapat. Usah kau pikirkan dulu tentang rasa, cukup kau jadikan sebagai pengingat | berbanyaklah berpuasa, dan berikan masa mudamu tenggat

Rasa yang berkobar di dalam dada, padamkan dengan dzikir kepada Allah | bila ia tidak cukup reda, pergilah berdakwah. Bila engkau rendahkan nafsumu, maka tinggilah jiwamu | saat engkau hinakan syahwatmu, maka mulialah dirimu. Rasa yang bergejolak, anggaplah itu karunia yang tertunda | bukan abi menolak, hanya menangguhkan sementara

Mulai apa yang harus engkau mulai, dan selesaikan apa yang kau mulai | ceritamu baru saja dimulai, dan jangan mundur sebelum dimulai. Seorang lelaki dikatakan dewasa bukan karena ia telah mampu sukakan wanita | tapi karena ia bisa membimbing wanita itu kepada surga. Seorang lelaki dikatakan dewasa bukan karena ia telah bisa menggandeng wanita | tapi karena ia bisa menjaga wanita itu dari dosa

Biarkan sekelilingmu terlihat begitu jantan saat menggandeng tangan yang haram | itu hanya pelampiasan prestasi mereka yang karam. Biarkan caci-maki-hinaan yang datang kepadamu walau berat | jangan kau pedulikan karena ia hanya datang dari pelaku maksiat. Cinta menuntut keseriusan, dan keseriusan tidak datang dengan pacaran | pacaran itu permainan, dan permainan biasa berakhir penyesalan

Cinta tidak perlu pengesahan dengan kata-kata manis dan rayuan | namun cinta pasti akan berkata dan merayu setelah pernikahan. Berat bagimu menahan rasa, abi tahu | dan ketauhilah bahwa itu karena engkau malu bermaksiat dengan Allah Maha Tahu. Sukar bagimu bertahan berdiri, namun cobalah belajar | setiap kesukaran akan terganti, setiap berat akan diganjar

Tidak akan hilang cinta bila engkau tangguhkan demi taat pada Allah | justru Allah gantikan nantinya dengan cinta yang berlimpah. Jangan khawatir akan pasangan hidupmu kelak | banyak wanita menanti Imam yang jaga kesucian, begitu pula bidadari yng bercelak. Dunia ini sudah penuh dengan lelaki berhidung belang | yang pintar dengan lidahnya namun ciut nyali saat pernikahan hendak dijelang

Dunia ini sudah muak dengan lelaki buaya darat | yang mahir dengan rayuan namun untuk mengucap akad dia berat. Tapi dunia selalu memerlukan lelaki yang akrab dengan Al-Qur’an http://www.santritahfidz.com/ | yang dengannya takluk dunia dan isinya keseluruhan. Dunia takkan pernah terlalu banyak oleh lelaki yang dapat menjaga kesucian dirinya dan kesucian orang lain | dunia menantinya. Dunia tidak akan pernah memalingkan wajahnya pada lelaki yang tinggi ilmu dan pencapaian | dunia akan berbicara untuknya

Engkau mungkin telah memilih masa depanmu, namun abi melihatnya lebih jelas | bersabar dan percayalah abi tidak akan sesatkanmu. Satu saat, engkau akan jalani semuanya, tidak akan terlambat untuk hari itu | tidak ada yang abi bisa janjikan saat ini, hanya ‘satu saat’. Satu saat, engkau akan bercerita pada anak-anakmu layaknya hari ini, satu saat engkau akan paham arti senyum yang sedari tadi abi simpul

Jalan hidup abi tidak mesti engkau tiru, engkau punya ceritamu yang baru | sesali hidupmu tidak akan pernah, selama engkau ikuti jalan sunnah. Semua ada waktunya, dan pada waktunya semua akan indah | tidak harus kau lihat agar kau yakin, yakinlah dan kau akan melihat🙂 By @felixsiauw

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: