Indonesia Tanpa JIL

Subhanallah … Indonesia Tanpa JIL makin merangsek. Menuntaskan hak ukhuwah dari saudara saudara muslim, membangunkan jiwa yang tertidur. Selamatkan satu per satu saudara muslim yang jadi target pembusukan JIL. Mereka jahat . Busuk kok ngajak ngajak. Indonesia Tanpa JIL , agar Indonesia jadi rumah nyaman bagi orang tua mendidik putra putrinya. 

Indonesia Tanpa JIL  agar mental terjajah segera lenyap dari negeri ini. Indonesia harus bersih mental jongos. Indonesia Tanpa JIL  agar berserak anak anak muda yang siap mencerahkan negeri ini. bukan anak anak muda labil yang kosong jiwanya, korban mereka. Kami rindu Indonesia Tanpa JIL  karena mereka jahat. Indonesia Tanpa JIL  karena kita bukan mereka

Mereka ini tidak ada urusannya dengan apapun selain melakukan kerja destruksi bagi umat. Ketika mereka mengasong liberaliSme yang berarti kebebasan dengan batas hak orang lain, tapi nyatanya mereka menghina muslimah yang berjilbab. Mereka bicara tentang kebebasan, tapi justru brutal pada yang berjilbab. Sehingga liberalisme berarti perlindungan kebebasan bermaksiat dan ke tidak bebasan dalam berIslam. Hipokrit..

Muslimah yang berjilbab dibilang “bego” . Katanya kebebasan. Katanya liberalis. Tapi justru mengintimidasi kebebasan. Kasus caci maki jilbab ini pun hipokrit dengan pluralisme yang mereka asong, semua agama katanya jalan sah menuju tuhan, semua benar. Jilbabnya seorang muslimah seharusnya dianggap sebagai satu jalan kebenaran menuju tuhan. Sah. Katanya pluralisme😀

Mereka  juga mengasong sekulerisme. Tidak bolehnya agama mengurusi politik hukum dan sebaliknya. Saat kasus syekh puji yang menikah, urusan pribadi dan urusan agama, mereka malah gembar gembor menuntut syekh puji dipidanakan. Negara diminta ikut campur urusan pribadi . Padahal ngakunya sekuler. Mereka juga mengaku membela minoritas. Saat justru muslim jadi korban saat minoritas, mereka bungkam.

Mereka nilang anti kekerasan. Tapi senyap dengan permasalahan palestina. Alasannya bukan Indonesia. Hipokrit. Sehingga sekulerisme, pluralisme, liberalisme yang mereka asong, tidak terkait apapun dengan yang namanya kerukunan beragama, kebebasan minoritas dll. Sehingga terminologi terminologi yang mereka pakai harus kita pahami dengan makna sesungguhnya dibalik kerja mereka.

Jika mereka bilang kebebasan , ini harus kita pahami sebagai kebebasan untuk membangkang Al Quran, kebebasan maksiat dll. Jika mereka katakan “kebebasan beragama” , ini harus kita pahami sebagai “kebebasan melecehkan (agama) Islam” Saat mereka bilang jangan mendominasi kebenaran, kita harus memaknainya dengan kebenaran itu tidak ada.

Jika mereka sebut kata kemerdekaan , ini harus kita pahami sebagai kemerdekaan syahwat. Jika mereka sebut kata “damai”, maka maknanya adalah muslim harus diam pasrah menikmati saat Islamnya diacak acak, dan saat saudaranya di lalimi. Jika mereka sebut kata kebenaran, ini bermakna “pembenaran”. Jika  mereka sebut istilah “jangan anti perbedaan” , ini pun harus dimaknai “anda jangan da’wah”. Ketika anda da’wah, maka anti perbedaan.

Semangat “syahwat merdeka” sangat terlihat saat mereka mati matian menolak disahkannya UU anti pornografi. Menkominfo, Pak Tifatul sembiring dihajar abis abisan. Mereka inginnya Indonesia ini jadi negara produsen pornografi terbesar di dunia kah? Gembong mereka bilang kita harus menerima kesalihan dan keburukan barat sekaligus, mawar dan durinya. Kenyataannya durinya saja yang diimpor

Apa sih yang mereka impor? Science? Bukan. Yang diimpor dari mereka , zinanya, kumpul kebonya, homoseksnya, maboknya, atheismenya. Saat kasus ariel luna maya, mereka abis abisan membelanya, menolak vonis. Lain soal saat kasus syekh puji. Mereka mati matian supaya beliau dihukum. Yang satu berzina dan yang satu menikah. Yang satu dibela dan yang satu dihajar. Padahal dengan logika mereka, ini sama sama urusan pribadi.

Mereka faham sekali dampak pornografi, karena itu mereka mati matian menghadang siapapun yang ingin menghambat pornografi. Mereka hipokrit. Padahal dalam kasus syekh puji, urusannya menikah. Sedangkan Pada kasus luna maya, urusannya berzina yang dipertontonkan disebarluaskan. Dalam Islam, syaratnya menikah ya baligh. Berapapun usianya, asal sudah baligh, dia sudah boleh menikah. Sudah dianggap dewasa.

Laki laki usia 12 tahun yang sudah baligh sama dengan laki laki usia 90 tahun. Sama sama laki laki dewasa. Sudah menanggung beban pencatatan amal. Perempuan usia 10 tahun yaNg sUdAh baligh sama dengan yang usia 20 tahun. Sudah dewasa. Ini standar dewasa dalam Islam. Laki laki baligh 70 tahun, boleh menikah dengan perempuan baligh 10 tahun. Ga ada bedanya. Sudah dianggap dan wajib mengerti benar dan salah.

Selama akadnya nikah, selama sudah baligh, perbedaan usia ga ada masalah. Sebaliknya, kakek usia 70 tahun hubungan seksual di luar nikah dengan nenek usia 70 tahun, tetap zina namanya. Orang tua harus mempersiapkan saat anaknya baligh. Di usia tersebut sang anak wajib tau segala kewajibannya. Kalo cara berpikir, istri “kecil” nya syekh puji mungkin lebih dewasa dari luna maya. Karena istri kecil syekh puji bersedia dinikahi, sedangkan luna maya bersedia dizinai.

Kalo ukuran kedewasaan adalah tingkat kedewasaan berpikir, jadi sangat relatif. Dalam Islam, saat seseorang baligh saat itulah dewasa. Tidak ada bedanya Pernikahan perempuan baligh usia 12 tahun dengan laki laki baligh 15 tahun atau dengan laki laki baligh 50 tahun. Sama sama dewasa. Baligh. Usia kedewasaan (age of consent) yang legal untuk menikah jadi relatif. Di amerika tahun 1880 , age of consentnya adalah rata rata 10 tahun.

Di negara bagian alabama 10 tahun. Di arizona 12 tahun. Bahkan di negara bagian Delaware, usia legal menikahnya 7 tahun. AS di tahun 1880. Ketika menyebut tahun 1880 bahwa di negara bagian AS bernama delaware. Usia legal menikahnya adalah 7 tahun, anda membelanya. Lain soal jika membicarakan pernikahan Rasulullah dan Aisyah di abad ke 7. Ini kalian bilang pedofili. Hipokrit..

Yang tahun 1880 bisa dimaklumi, dibela. Sedangkan kejadian 1000 tahun sebelumnya dianggap pedofili. Tahun 1396, Richard II of england (29 tahun) menikahi Isabel of France (7 tahun). Hal ini sangat biasa. Lazim. Karena tahun 1880 sama dengan abad ke 7 maka itu jadi salah juga. Yang benar yang sekarang? Yang sesuai dengan pendapat anda? *gubraak..

Hanya karena Al Quran tidak sesuai keinginan anda maka alquran jadi salah? *jungkir.. Raja Haakon VI norwegia (23 tahun) menikah dengan Margrette Denmark (10 tahun). Apa bedanya laki laki usia 30 an tahun dengan laki laki 50 tahun? Sampai hari ini akal saya bisa menerima laki laki yang baligh menikah dengan perempuan yang baligh, berapapun usianya. Buktinya? Nenek saya. Empiris…

Nenek saya yang 10 tahun, menikah dengan kakek saya yang 30 an tahun. Tidak ada masalah. Anak anak nya baik. Ibu saya baik. Empiris…Saya 30 tahun diskusi bareng dengan bapak mertua saya yang 65 tahun. Nyambung, tidak ada masalah. Apa bedanya jika seorang 65 dan 30 menikahi 15 tahun? Saya pernah menjadi fasilitator nikah perempuan 25 tahun dengan laki laki 33 tahun. Saat itu usia saya, 24 tahun. …. (Cont)

Si perempuan menolak yang laki laki. Karena dari gagasan yang diungkapkan , laki laki berusia 33 tahun ini seperti anak anak. Remaja 15 tahun yang masih labil, ya karena jadi korban JIL😀 . Yang terbina oleh Islam, pasti sudah dewasa di usia tersebut. Kedewasaan dalam Islam standarnya fisik, dia baligh . Menstruasi atau mimpi. Saat fisik ini sudah tercapai, maka mereka sudah dianggap siap sebagai dewasa

Saat fisiknya sudah dewasa, otomatis fisik ini sudah sanggup berpikir sebagaimana orang dewasa. Erdogan sudah terlibat partai sejak usia SMP. Hasan AlBanna sudah bikin gerakan sejak Smp. Sahabat sahabata Rasulullah dalam usia dini sudah mimpin pasukan. Menikah di usia dini dianggap salah, tapi seks bebas di usia dini dianggap biasa. *jungkir..

Nenek saya dan nenek nenek yang lain itu bukti empiris, menikah dini tidak masalah. Anak beliau paling sulung adalah tokoh nasional. Ketika usia seseorang sudah mencapai baligh, secara fisik dan psikologis seseorang bisa menerima beban beban apa yang disebut dengan dewasa. Apakah Luna maya secara psikologi disebut dewasa sehingga mau dizinai? Menurut saya dia belum dewasa

Karena di usianya segitu, Luna Maya belum bisa membedakan mana benar dan salah. Dalam hal ini dia masih anak anak. Perzinaan usia dini tidak dianggap masalah, pernikahan usia dini dianggap masalah besar. Yang satu mencerminkan ke kanak kanakan, yang satu kedewasaan. Salah satu parameter kedewasaan adalah kesanggupan untuk membedakan benar dan salah. Mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak.

Karena saat baligh , seseorang sudah dikenakan kewajiban. Argo pencatatan amal sudah berjalan. Sudah dewasa. Perzinaan dini tidak diprotes, pernikahan dini malah dipidana. *jungkir.. Kalau standarnya adalah tingkat berpikir, wah masing masing orang akan sangat berbeda. Bebek JIL tidak akan pernah mencapai kedewasaannya. Karena JIL dan Bebek bebek nya selamanya sulit mendefiniskan kebenaran. Selamanya tidak mengenal benar salah. Meski usianya 1000 tahun.

Apakah selama itu JIL dan bebek bebek nya tidak boleh menikah? Karena tidak prnah dewasa? Atau berzina saja? Karena zina tidak perlu dewasa? Jika standar kedewasaan adalah kesanggupan membedakan benar salah, selamanya bebek JIL tidak pernah dewasa. Bingung forever.. Dalam kasus syekh puji, mereka hipokrit. Yang menikah, negara dituntut ikut campur. Yang zina ala ariel, negara diminta tidak ikut campur.

Padahal baik istrinya syekh puji maupun pasangan zinanya ariel sama sama sudah baligh. Lebih dewasa mana? Belum tentu yang usianya lebih tua lebih dewasa. Jika cara berpikir paramternya. Segamblang ini kerja pembusukan yang mereka lakukan, ada yang masih buram melihatnya? Mereka ingin anak anak kita, anak anak bangsa ini semuanya jadi pezina. Naudzubillah min dzalik. Kita diamkan?

Pernikahan dini tidak bisa karena emosinya, tingkat berpikirnya, nanti cerai. Nenek saya sampai wafat gak cerai tuh. Nenek nenek yang lain juga sama. Yang telat nikah juga banyak yang cerai😀 Ketika kondisi seseorang baru baligh, hal apa yang menyebabkan dirinya berbeda dengan seorang yang sudah lama baligh? Hal apa yang bisa dilakukan oleh seseorang yang sudah lama baligh tapi tidak bisa dilakukan oleh seseorang yang baru baligh?

Hal apa di dalam pernikahan yang itu bisa dilakukan seseorang yang puluhan tahu baligh tapi tidak bisa dilakukan seseorang yang baru baligh? Apa yang baru baligh tidak bisa melakukan decision making? Ini baru bisa dilakukan dengan seseorang yang sudah puluhan tahun baligh? imam syafii di usia beliau belum baligh malah sudah mengeluarkan fatwa.

Lebih tua lebih berpengalaman? Lebih bisa ambil keputusan? Bukan, yang lebih sering mengambil keputusan lah yang berpengalaman mengambil keputusan. Karena itu semakin dini seseorang itu menikah, semakin cepatlah seseorang itu dewasa, semakin kaya dengan pengalaman pengalaman pengambilan keputusan. Yang pada telat telat nikah, biasanya diawali dengan ke tidak mampuan mengambil keputusan. Ragu ragu.

Sedini mungkin seseorang mengambil tantangan tantangan yang menghadapkan pada pengambilan pengambilan keputusan, sedini itu pula kedewasaan seseorang. Kemampuan pengambilan keputusan tidak tergantung pada usia. Tapi sebanyak apa keputusan yang telah diambil. Keberanian seseorang mengambil tantangan tantangan baru sedini mungkin, akan sangat menentukan kapasitas orang tersebut. Bukan usia !!!

Saya bertemu dengan seorang dokter yang cukup terkenal di bandung. Usia beliau di atas 60 tahun. Beliau mengajak kami join bisnis. … (Cont) Beliau sangat takut untuk mengambil keputusan bisnis. Beliau tidak pernah berkongsi untuk bisnis. Takut ambil keputusan. Usianya di atas 60. Seseorang yang pacaran di isi dengan zina, makan bareng, nonton, kapan dewasanya? keputusan apa yang dibuat? Tempat berzina? Makan apa? Nonton apa?

Jadi sekali lagi, JIL er ini hipokrit, mencla mencle . Todak usah pake istilah istilah rumit untuk memahami kerja mereka. Justifikasi pembangkangan. Yang ikhwan meragu , yang akhwat menunggu. Jika merasa terganggu, Jangan ragu untuk memblock atau unfollow akun saya. Silahkan. Jangan nunggu kiamat. Ga ada masalah🙂 JIL dan para Bebek bebek JIL,. B y @Hafidz_ary

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: