Karena Wanita ingin di mengerti

Wanita disempurnakan dari tulang rusuk | bukan tulang kepala hingga tinggi, bukan tulang kaki hingga rendah, karena ia ialah teman. Karena wanita diciptakan tidak sama | dia kelemahan dari kelebihan lelaki dan kelebihan dari kelemahan lelaki, ia melengkapi. Karena wanita lekas linangan air matanya saat sedih, baik saat senang | karenanya suami diberikan dada yang lebih bidang

Lembut lemah wanita tercipta untuk berikan buaian keturunan | maka dia penolong yang menawan, bukan lawan tanding yang sepadan. Lemah lembutnya wanita bisa menguatkan suaminya | dan kekuatan suaminya adalah bila bisa berlaku lembut terhadap istrinya. Wanita memiliki rahim, begitulah mereka menciptakan kerabat | sekaligus mengajari lelaki bahwa mereka tiada ada tanpa wanita

Seorang wanita tidak perlukan lelaki yang pintar mengarang alasan | tapi wanita sangat menghargai lelaki yang berkata lewat perbuatan. Seorang istri tidak perlukan suami yang pandai membangun argumen | karena yang ia harapkan hanya pengertian dan rasa aman. Tidak berarti bagi istri alasan logis, fakta akurat dan detail penjelasan | ungkapan sayang sepele, dan pelukan akan berikan lindungan

Bahkan seringkali seorang istri tidak perlukan lelaki yang pintar bicara | lebih berarti seorang lelaki yang pandai mendegar makna. Karena bahagia bagi wanita bukan masalah fisik lahir | tapi apa yang bisa dirasa dalam hati batin. Wanita lembut bukan untuk diinjak, melainkan untuk dilindungi | bagaikan hamparan hijau permadani dibawah kokoh rindang pohon berseri

Bila selama ini wanita menaatimu wahai suami | berikan sedikit waktu bagi mereka untuk lakukan apa yang mereka nikmati. Karena wanita dicintai tersebab kelemahannya | karena ia harus dilindungi dan dijaga. Hargailah wanita, karena hargamu tergantung daripadanya | karena lelaki selalu dilihat dari 3 wanita, istri-ibu-anak perempuannya

Tugas suami adalah mendidik istrinya agar paham | dan mendidik itu dengan pengertian, bukan suara keras dan ringan tangan. Bila istri belum memahami | maka hendaklah suami bertanya apa yang salah dari cara didiknya, bukan bertanya siapa yang dia didik. Seharusnya wanita menyambutmu dengan senyum laksana anak kecil saat hadirmu dirumah | tanda bahagia wanita nyata di muka

Bila istri tiada bahagia bersama kita? | mungkin perlu kembali kita kaji Islam, dan jalan hidup Nabi, agar pandai bahagiakannya🙂 Barakallahufiikum By @felixsiauw

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: