Mimpi memberi dan angan memiliki

Mungkin ada mimpi yang menggerakkan. Tapi banyak angan-angan yang membinasakan; ketertipuan merasa bahwa dirilah penggenggam masa depan. Setiap kali kita meminta & Allah memberi; sungguh ada tanya “Untuk apa?” Cerdiklah yang langsung menjawab dengan ‘amal manfaat bagi sesama.

Mereka yang bermimpi memberi, bukan berangan memiliki; menjawab kurnia Allah dengan membaktikannya di dunia. Ringan urusan di akhirat nanti. Mungkin mimpi memberi & angan memiliki sama-sama diijabah Ilahi. Tapi kita tahu; memberi itu mulia, memiliki membuat berat hisab akhirat.

Angan memiliki berbunyi; “Mobil mewah”. Mimpi memberi berkata, “Ya Allah; mudahkan relawan bencana dengan kapal selam & heli pribadi kami.” Angan memiliki berbunyi; “Rumah megah”. Mimpi memberi berkata; “Ya Allah, jadikan gubug kami cukup tuk bermain & belajar sejuta anak Yatim.”

Ya; ada kesejatian sikap “pemimpi pemberi” sejak mula; mereka telah berbuat walau masih terbatas sumber daya; terus berbagi sejauh dia bisa. Oleh itu, mudah bagi Allah mewujudkan mimpi memberinya; seperti Muhammad yang hasrat baiknya bagai badai dikaruniai Khadijah nan berlimpah.

Oleh itu; indah cara Allah mengangkat Yusuf mengurus perbendaharaan negeri; atau ‘Umar ibn ‘Abdil ‘Aziz menyelesaikan krisis. Mimpi memberi! Angan memiliki membuat kita tertarik pada fadhilah-fadhilah dunia atas ‘amal ukhrawi. Mimpi memberi membuat ridha Allah kian terrindukan.

By @salimafillah

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: