Masa depan penulis

58% orang Indonesia mengakses internet melalui handphone. Ternyata nokia itu masih dominan di indonesia, khususnya buat kaum menengah ke bawah. Penulis juga harus aware sama diskusidigitalmedia biar bisa menentukan pasar/pembaca. Orang indonesia sangat sensitif sama bentuk fisik gadget, makanya setelah blackberry launched, yang niru banyak tapi tetep laku.

Pengguna tablet PC mengkonsumsi konten lebih banyak daripada non-pengguna tablet PC. Semakin banyak orang menggunakan tablet maka makin banyak konten yang bisa dijual. Dan sekarang makin banyak orang kerja multitasking looh… sambil kerja denger muratal Quran, megang gadget lebih dari 1. Mulai langka orang yang bisa hidup hanya dengan 1 device.. eaa…

Makin banyak yang menggunakan multiple devices, makin banyak konten yang bisa dijual, Apa sih kelebihan konten digital? 1). biaya produksi cuma sekali. misalnya, buku, cuma 1x biaya, ga perlu lagi cetak dll Kalo mo bikin cetakan ke2 aja ada biaya cetak, kalo ebook, mo didownlod jutaan kali pun ga ada lagi biaya cetak.  Kalo mo konvert ke jenis media lain, ga usah repot & biaya cetak murah. Sehingga cost to entry ke bisnis ini saangat rendah.

kelebihan lain: everlasting di etalase. Ga mengenal gudang kalo konten ga laku. Selama-lamanya tetep bisa dijual. Konten digital juga tidak mengenal batas wilayah alias crossboarder. Tantangan & peluang 1 di indonesia: belom ada digital store yang laris di indonesia. Tantangan 2: payment matters, orang indonesia masih jarang yang pake credit card buat bayar-bayar konten digital secara online.

Sebagian besar orang indonesia masih lebih suka menggunakan bank transfer/cash. Tabiat orang ketika masuk ke dunia digital adalah comfortableness atau kenyamanan. Maksimal kita harus bisa memberikan service bagi konsumen kurang dari 2 klicks. Konsumen ingin menggunakan internet dengan nyaman. karena mereka adalah pengguna2 yang “malas”

Sekarang udah ada penelitian untuk menghubungkan otak kita dengan internet.  Kalo gitu mah bikin novel sejam juga jadi kali yak? Haha.. Generasi blackberry adalah generasi yang terbiasa membaca teks panjang di layar kecil.  Dampaknya adalah generasi blackberry jadi jarang baca koran/majalah alih2 baca teks digital di social media. Dengan menggunakan konten digital, proses publishing dan marketing sudah bisa dilakukan sendiri oleh penulisnya.

Social media bisa dimanfaatkan sebagai marketing media. Diskusi ini mendorong kita untuk maju selangkah ga hanya jadi creative person tetapi juga bussiness person. Jaman sekarang udah ga jaman lagi pemasaran ala tebar jala. Sekarang modelnya targeted marketing/pemasaran terarah. Try and buy: boleh coba dulu, begitu dirasa menarik.. bayar.  Kekurangan yang terakhir adalah: kontendigital itu rentan oleh pembajakan..

By @flpoke

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: