Hak seorang muslim

Haqqul muslim ‘alal muslim khomsun. HakMuslim atas muslim itu ada 5, menurut hadits Shahih Bukhari-Muslim;

Pertama, raddus salam = menjawab salam. Salam maknanya adalah damai. Jadi berbahagialah para pencinta damai. Dengan menjawab salam, kita telah menyebarkan kedamaian di atas muka bumi ini. Hebat khan jadi muslim itu? Di Washinton DC, ada kulit putih yang masuk Islam karena melihat komunitas muslim Indonesia yang damai dan akhlaqnya mulia.

Di San Fransisco pun ada mualaf kulit hitam yang berada di komunitas muslim Indonesia yang damai dan bersahabat. Karena itu bukan hanya menjawab salam tapi hendaknya kita mnyebarkan salam. Taqraussalam man arafta wa man lam ta’rif, hadits. Sampaikan salam kepada orang yang kau kenal dan yang tidak kau kenal. Begitu arti hadits shahih tadi agar terjalin ukhuwwah Islamiyyah. Meski ada yang alergi, simbol2 agama seperti salam & basmalah juga penting di dalam membangun komunikasi. Di San Antonio, sopir taksinya yang putih cakep kayak bintang fllm, baca basmallah saat angkat koper. Aha, muslim!

Kedua, ‘iyyaadatul mariidh=jenguk yang sakit. Ini sama dengan jenguk Allah karena Allah berada di sisi orang yang sakit menurut hadits qudsi. Bila jenguk jangan lupa doain si sakit minimal dengan doa pendek la ba’sa thahurun insya Allah.  Atau: Ya robbannas adzhibil ba’sa asyfi wa antassyafi laa syifaa-an illa syifaauk syifaa-an laa yughadiru saqaman.

Hak muslim ketiga, ijaabatudda’wah=memenuhi undangan. Ini bagian dari memperkuat tali silaturahim. Bila undangan dalam sehari lebih dari satu, maka wajibnya hanya satu, yang paling dekat hubungan/jaraknya. Yang lain sunnah.

Hak Muslim ke empat, ittibaa-ul janaiz=mengantar jenazah. Pahalanya satu qiradh=satu gunung uhud. Bila sampai selesai pemakaman, pahalanya ditambah satu qiradh lagi. Dapat 2 qiradh dong. Luar biasa besar pahalanya!  Selain pahala 2 gunung Uhud, dg sampai selesai pemakaman akan menambah iman karena bisa dzikrul maut=mengingat kematian

Dan HakMuslim kelima (terakhir), adalah tasymiiyatul ‘athis=mendoakan yang bersin bila mengucapkan hamdalah. Yaitu dengan doa: yarhamukallah. Lalu yang bersin juga balas doa: yahdikumullah wa yushlih baalakum. Saling mendoakan. Indahnya Islam ! Tapi kalo bersinnya berkali-kali dan itu menandakan yang bersin sakit, doanya diganti: syafakallah=semoga Allah menyembuhkan.

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubuu ilaik. By @dedhi_suharto

Silakan baca juga artikel tentang kampanye aksesibilitas tanpa batas penggunaan fasilitas publik bagi penyandang disabilitas (cacat)

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: