Kelola Bahagia

Bismillahirrahmanirrahim, akan saya share tentang kelola Bahagia. Semoga semua bertambah bahagia. Amin.

Saya bersyukur tumbuh dari orang yang kekurangan, karena itu saya bisa merasakan betapa berharganya kebahagiaan. Sisi lain dari kekurangan harta di masa kanak-kanak membuat saya menghargai hal-hal non fisik seperti ide/gagasan. Berdasarkan pengalaman, berikut ini beberapa tips kelola Bahagia. Semoga bisa dipraktikkan.

Pertama, sadarilah bahwa kita semua terlahir telanjang dan lemah. Berdiri aja tak mampu. Kalopun saat bayi kita berbaju bagus, itu karena kebaikan orang tua kita. Bukan kita yang beli kan? Karena itu, kita harusnya bahagia ketika sekarang bertambah kuat dan bisa beli baju sendiri.

Kedua, kita adalah yang terpilih “bertemu” dengan ovum, mengalahkan berjuta lainnya. Jadi kita terpilih untuk bahagia.

Ketiga, memang mushibah itu uncontrolable, tapi bahagia itu pilihan. Jadi pilihlah bahagia.

Keempat, fokuslah pada diri sendiri, abaikan orang lain bila itu akan hancurkan bahagia kita. Kita peduli kepada orang lain karena yakin akan menambah bahagia kita. Sadarilah bahwa menyenangkan semua orang itu mustahil. Tapi membahagiakan diri sendiri insya Allah bisa.

Kelima, kuasailah ilmu ikhlas, shabar, dan syukur. Itu ilmu dasar kebahagiaan

Keenam, dekatilah sumber kebahagiaan, yaitu Allah subhanahuwata’ala. Jangan menjauh dari-Nya.

Ketujuh, belajarlah kepada orang-orang yang berbahagia. Jadikan mereka sahabat Anda agar Anda tertulari.

Ke delapan, menjauhlah dari perusak kebahagiaan. Jauhi para pendengki yang gemar mencaci maki, kecuali sekedarnya.

Bahagia, adalah sesuatu yang dicari semua orang. Banyak cara dan usaha dilakukan, namun hanya sedikit yang mampu meraihnya. Meski tak semua meraihnya,tapi kebahagiaan bukan sesuatu yang eksklusif dan dimonopoli kelompok tertentu. Ia menjadi hak siapa saja. Dan untuk membahagiakan orang lain tak harus menunggu sudah bahagia lebih dahulu. Siapapun punya peluang membahagiakan orang lain.

Kebahagiaan orang lain tidak bisa diketahui secara pasti,karena bukan kita yang merasakan. Kebahagiaan kita juga tak perlu pengakuan. Tanda-tanda kebahagiaan banyak Allah tuturkan dlm al-Quran. Klimaksnya ketika Dia puas (ridho) dengan kita dan semua yang kita lakukan. Meski tak mudah terbaca,tapi kebahagiaan bisa dirasakan & ditularkan. Maka biasakan berkumpullah dengan orang-orang yang sholeh yang mebuat kita bahagia dunia akhirat.

Dikatakan suatu yang mahal mungkin iya, tapi kebahagiaan bukan mustahil tuk diraih. Jika cinta bs direkayasa dengan saling tolong & bantu merajutnya, maka kebahagiaan juga demikian. Raih bahagia dengan kebersamaan, mulailah dengan merajut cinta karena Allah, suburkan & rawatlah agar semakin berkembang, menular dan menyebar.  Bergabunglah dalam kebersamaan komunitas orang yang sholeh karena energi positif ada dalam kebersamaan ini.

Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik.

, ,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: