Iman dan Istiqomah

Dari Abi Amr, dinamakan juga Amrah bin Sufyan bin Abdillah r.a. ia berkata: Saya telah berkata kepada Rasulullah: “Ya Rasulullah, katakan kepadaku dalam Islam suatu perkataan yang saya tidak akan bertanya tentang itu kepada orang lain, selain Engkau!” maka beliau shalallahu’alayhi wa sallam bersabda: “Katakanlah, saya beriman kepada Allah; dan istiqomahlah (konsisten).” (HR Muslim) Istiqomah brarti berpegang kepada agama dengan kuat, brjalan di atas jalan sesuai petunjuk Allah dengan mengerjakan kwajiban-kewajiban & mninggalkan larangan-larangan.

Firman Allah: “Maka istiqomahlah, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang telah bertaubat bersamamu.” (QS Hûd [11]: 112). Dalam al-Quran kata iman hampir selalu dirangkai dengan amal sholeh, ini membuktikan bahwa keimanan bukan sekadar ucapan belaka yang tak pernah ada realisasinya dlm kehidupan. Konsekuensi logis dari ucapan keyakinan itu adalah melakukan perbuatan benar dan baik, sesuai dengan penilaian dalam aturan dari Allah subhanahu wata’ala. Dengan begitu, tak bisa distandarkan kepada hati atau akal manusia.

Amal sholeh yang kita lakukan adalah sebagai perwujudan dari keimanan kita kepada Allah subhanahu wata’ala. Di sinilah kemudian kita membutuhkan sikap istiqomah. Dan sesuai dengan pengertiannya, istiqomah ini adalah sikap tegas dan senantiasa bertanggungjawab atas tindakan yang kita lakukan. Adakalanya sikap istiqomah ini harus berhadapan dengan kemungkinan-kemungkinan terburuk yang bakal menimpa kita.

Dalam kehidupan sehari-hari, cemoohan kerap melekat kepada orang yang berani tampil istiqomah dalam agamanya, justru di saat masyarakatnya terbiasa maksiat. Bahkan sangat ditekankan untuk tetap berpegang teguh kepada ajaran-ajaran Islam dalam masyarakat yang begitu berani berbuat dosa, yakni masyarakat yang gemar melakukan pembangkangan terhadap perintah-perinyah Allah dan Rasul-Nya. Masyarakat yang tidak taat syariat Islam.

“Jangn kalian takut (khawatir) dan janganlah resah (sedih) & brgembiralah dengan surga yang dijanjikan kepada kalian.” (QS Fushshilat [41]: 30). Itulah janji Allah kepada orang-orang yang beriman dan beristiqomah dlm melaksanakan segala perintah Allah subhanahu wata’ala. dan Rasul-Nya. Wallahu ‘alam. Demikian pembahasan singkat tentang Iman dan Istiqomah. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa pada pembahasan lainnya. Terima kasih🙂

, , ,

  1. #1 by 3yuwono on July 21, 2012 - 1:55 AM

    🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: