Berbagi soal menulis

Banyak buku-buku inspiratif @ipphoright @JamilAzzaini @MerryRiana @RanggaUmara di Gramedia. Khayalan, buku saya terpampang di bagian depan toko buku ternama :) Baca buku bung @bambangtrim , the art of stimulating idea , ini buku sangat menarik untuk menajamkan jiwa menulis. Kutipan menarik dari buku tsb adalah sebuah kritik terhadap buku yang isinya kompilasi tulisan dari beberapa orang, “a book which is not a book”, Sekarang memang lagi nge-inn, tulisan yang dibuat secara “keroyokan”, satu penulis satu bagian, bahkan satu sub-bagian.

Buat penulis pemula tentu cara seperti ini bisa meningkatkan derajat dirinya, “gw udah pernah nulis buku” , is that simple hehe Saya empat me-review beberapa buku seperti itu, dan memang agak “bingung” bacanya. karena gaya penulisannya berbeda-beda. Saya dulu juga pernah membuat buku keroyokan,cuma sekali.setelah itu saya gak mau lagi. saya pengen punya buku dengan nama saya di depan.

saya selalu teringat, buku pertama disambut dengan jutaan cibiran🙂 di bilang sok tau, cuma tau teori, ga logis, dll hehe sedih. Saya sangat terinspirasi oleh abang saya @AryaSandhiyudha yang bisa menulis buku saat kuliah, saya juga ingin bisa seperti itu. Punya buku dengan nama kita di depan mejeng sendirian merupakan sebuah kepuasan tersendiri. Sesuatu yang banyak orang impikan.

Namun, saya tidak ingin sekedar menulis tanpa melihat isinya. buku itu pembuktian pemikiran. setiap buku adalah mahakarya. pertanyaannya ? bagaimana agar mahakarya ini terus berkembang. dan kita tak pernah puas untuk bisa menuliskan karya terbaru. Bung @bambangtrim menuliskan 70 judul buku sepanjang hidupnya, ustadz Yusuf Qardhawi kabarnya telah mencapai 1.000 judul buku. lalu saya?

saya telah menulis 2 buku kompilasi dan 4 buku dengan nama sendiri. kita sebutlah saya telah menulis 4 buku. berapa buku lagi kah? mimpi saya sih bisa menulis 100 judul buku dengan tema dan segmen dan tingkatan yang berbeda sepanjang hidup saya. saya terinspirasi oleh @PakCah yang menulis buku sesuai dengan jenjang kehidupannya. Memberi arti atas pengalaman hidupnya. inspiratif

Saya pun agak gimana kalau disebut penulis, tapi saya suka berbagi dan menulis. Meninggalkan jejak atas kehidupan yang dijalani @AryaSandhiyudha. Dulu saat mahasiswa saya banyak terlibat dalam aktifitas dakwah Islam di kampus, maka saya menulis tentang hal tsb.  Dua buah buku yang sedang on going saya tulis adalah bukan kacamata kuda dan mari kita buat Indonesia tersenyum. Buku BKK adalah hobi saya berbagi dengan adik-adik SMA. Membimbing mereka menemukan Panggilan Jiwa yang terkubur oleh formalnya pendidikan.

Buku MKBIT adalah manifestasi 2.5 tahun terakhir saya hidup sebagai aktif mahasiswa dan pemuda. Catatan pemikiran aktifis muda. Kalau saya sudah dapat beasiswa dan berangkat kuliah saya mau menulis tentang tips mendapatkan beasiswa. Saat nanti menjadi mahasiswa di luar negeri saya ingin menulis pemikiran saya/artikel yang telah masuk koran/media. dan saya kompilasi. Mungkin akan tiba juga waktunya saya menulis tentang Keluarga, dan lain dan lainnya🙂 entah mengapa rasanya bila menulis itu jiwa menari

Yang saya syukuri adalah kemampuan menulis saya diseimbangi oleh kemampuan bicara di publik saya. Sehingga buku saya bisa lebih bersuara tidak semua orang bisa menulis,dan tidak semua orang bisa berbicara di publik dan lebih sedikit lagi yang bisa menulis dan berbicara dipublik. Maka beruntunglah seorang yang pandai menulis dan berbicara publik. Kamu punya potensi besar untuk membuat sejarah baru di dunia ini.

Apakah kemampuan menulis dan berbicara bisa di asah? sangat bisa. Karena itu adalah deep potential yang semua orang bisa memilikinya. Saya termasuk siswa yang malas membaca (apalagi menulis) ketika SD-SMA, tetapi saat kuliah tiba-tiba saja saya senang melakukan keduanya. Dari menulis buletin yang hanya setengah A4 di tingkat 1 kuliah, hingga sekarang bisa menulis buku dgn 300 halaman. Itu proses pembelajaran.

Saya punya sebuah laptop yang sudah saya miliki sejak 6 tahun lalu. tahun 2006. Belum berganti. Laptop pertama saya. Namanya ichigo. Dalam hal berbicara di depan umum perjuangan saya lebih parah. Di hina karena ga becus baca puisi saat SD. minder hingga SMP. Tapi saya berubah banyak di SMA, dan kini saya tak ada grogi sedikitpun berbicara di depan ribuan orang. Saya menguasai panggung.

Banyak orang hebat di dunia ini. Akan tetapi hanya sedikit dari mereka yang mau dan bisa menulis , akibatnya? mereka terlupakan. Sebagai seorang negarawan muda , menulis adalah sebuah tuntutan. Mengejewantahkan ide dalam tulisan yang bisa berdampak besar. Banyak sekali buku buku dari pemikir dan orang besar yang telah menggugah atau bahkan membuat peradaban beralih.  Buku il principe nya Machiavelli telah berhasil membuat banyak kudeta dan pembunuhan atas nama perebutan kekuasaan.

Buku fiqh yang ditulis Yusuf Qardhawi telah berhasil menginspirasi banyak umat muslim dalam beribadah dan bermuamalah. Ramalan nostradamus, terlepas dari benar atau tidaknya isi dari ramalan tsb. Sudah banyak yang “termakan” oleh tulisan tsb. Atau buku ustd @MahfudzSiddiq tentang dakwah kampus telah menginspirasi lahirnya buku buku sejenis oleh penulis muda, salah satunya saya sendiri.

Percuma kamu hebat dan banyak karya tetapi tidak dituliskan. karena menulis adalah bagian dari upaya melanjutkan peradaban dunia. Seorang akademisi juga dinilai kepakarannya oleh sebanyak dan seberkualitas apa jurnal/paper yang telah dituliskannya. Kamu punya ide, belum kamu tuliskan. Tiba-tiba ada orang lain menuliskan ide kamu dalam sebuah buku. Kamu tidak bisa menuntut orang tsb.

Karena kekayaan intelektualitas justru menjadi milik orang lain tsb yang menuliskannya duluan. Dialah yang akan dikenang oleh sejarah. Oleh karena itu, segerakan tuliskan ide kamu. agar sejarah bisa mencatat diri kamu lah pengagas ide tersebut. Jangan pernah ditunda. Itu mengapa ahli sejarah di setiap peradaban selalu memiliki posisi tersendiri. Ialah sebenarnya yang merekayasa sejarah. Kamu punya blog. mulailah menulis di blog kamu. itu bisa juga jadi hak paten kalau mau. lebih bagus jika bentuknya buku dengan ISBN.

Buku itu bisa membangun citra akan dirimu juga. Karena kamu adalah apa yang kamu tuliskan. integritas dirimu :-) saat ini saya perlu mengkritik. Aktifis mahasiswa dan pemuda malas sekali menulis. ini merupakan cerminan dari malas membaca juga. Kalau aktifis aja males menulis , gimana yg lain. Saya sepakat kalau ada yang bilang, yang membedakan diantara aktifis adalah ia yang menulis.

Bahkan senior saya bilang, jangan ngaku aktifis kalau tidak bisa menulis , hehe kalau gitu saya boleh donk ya disebut aktifis🙂 aktifis boleh aja berkilah, kan yang penting bukan tulisannya, tetapi karya nya. Hmm, ya bolehlah. Tapi buat saya menulis membuat kamu berbeda. Dari sebuah artikel pendek, lalu sebuah bab dalam buku dan lalu menjadi sebuah buku yang bisa berdampak besar.

Sebanyak apapun karya yang kamu torehkan. Bila tidak ada tulisan yang menyertai. Akan cepat hilang ditelan perubahan. Bila setiap hari ada ribuan pemikiran baru dari para aktifis muda Indonesia. Ide tersebut terus di kritisi dan diperbaharui. Tentu perkembangan diskursus negeri akan sangat cepat berkembang, perubahan melalui pena. Mainkan jemarimu mengetik di atas komputermu. Cari data data yang akurat. Dukung dengan gaya bahasa yang mudah dicerna. Jaga kualitas.

Di zaman saya saja, tidak banyak yang pernah menulis , saya jadi khawatir sejarah pergerakan mahasiswa di era 2000an ini hilang begitu saja. Beberapa aktifis penulis yang saya kenal antara lai @AryaSandhiyudha @AgungBaskoro @JusDalle , siapa lagi yah? follow mereka dah. Banyak yang mengecam saya ketika saya punya cara pandang kalau yang membedakan antara aktifis adalah tulisannya. saya tidak peduli.

Karena menulis adalah manifestasi perubahan, embrio peradaban, kunci rekayasa sejarah, dan dengan tulisan dunia bisa berubah. Bagaimana sebuah buku berjudul harry potter telah mengubah mimpi dan fantasi anak anak se dunia. karena sebuah buku. Bagaimana buku laskar pelangi telah mengubah minat sastra masyarakat Indonesia. klimaks atas seni dengan cerita yang selalu mewah.

Bagaimana negeri lima menara meningkatkan kepercayaan diri para santri dan anak muda untuk keliling dunia. Menariknya, dunia saat ini tidak memiliki aturan penulisan yang baku dan kaku lagi. Semua bebas berekspresi. Kekuatan dari menulis. Sebutlah si pocoongg.. gaya penulisan yang apa adanya, sangat kocak. Melihat sisi lain dari pocong. Sangat menarik. Raditya dika dengan gaya bebas nya, memberikan sebuah canda remaja setelah era lupus di tahun 80an. Dia punya gayanya sendiri.

Semua penulis punya gaya nya masing-masing. dan itulah hebatnya Menulis , kamu tapi jangan ikut-ikutan aji mumpung🙂 Waktu novel ayat-ayat cinta dan cinta bertasbih Kang Abik lahir. Tiba-tiba novel sejenis muncul. Namanya dimirip-miripin pula hehe :-)  Sekarang menulis ala industri mitos atau motivasi diri sedang inn banget ya. Dimana mana jadi best seller. tips sukses kaya,hidup mulia dll

Kalau mau Menulis dengan tema ini, pastikan kamu menawarkan hal baru dan ada perbedaan dengan buku buku lainnya. Jangan asal ikutan aja. Kalau kamu suka traveling, jadilah penulis, satu dua tiga buku cukup untuk membuat Indonesia ingin berbagi dengan mu🙂 berkah. Coba lirik deh orang-orang yang heboh di twiitter, mereka punya tulisan, punya buku. makanya mereka dipercaya berbicara dimana mana.

Menulis itu bukan sebuah project apalagi program kerja. Tapi butuh kebijaksanaan diri untuk bisa menulis dengan baik dan menjadi sebuah buku. Semakin banyak kamu baca, semakin banyak kosa kata dan diksi di pikiran kamu. Kamu semakin kaya akan kata dan rangkaian kalimat. Semakin banyak membaca semakin mudah kamu menulis, Itu logika sederhananya🙂 tak bisa dibantah. Ingin menulis? mulailah dengan membaca.

Jangan pernah tunda untuk menulis,dari twitter aja bisa kok jadi buku. bikin poin-poinnya via 140 karakter di twitter. lalu kembangkan jadi tulisan (seperti ini heheh..) Buat kamu yang ngaku motivator, trainer dll. Percuma bicara berbusa-busa tanpa buku yang kamu tulis. Itulah karya kamu. Itulah senjatamu. Saya selalu menaruh respek terhadap semua orang yang telah berhasil menulis dan menebarkan isi tulisannya. Itulah inspirator sejati🙂

Buku itu kalau kata unesco kumpulan tulisan dengan minimal 48 halaman. itu aja kok🙂 gak sulit kok kawan! Saya tidak punya lembaga training, saya juga ga ikutan hipnosis dll. Saya cuma suka menulis. Tp rasanya saya bisa lebih banyak berbagi. Kadang saya juga suka diskusi dengan teman-teman akan lahirnya trainer atau motivator karbitan. Lahir atas pemanfaatan trend masyarakat saja.

Motivator atau trainer tsb tidak akan bertahan lama kalau ia tidak menulis kan sebuah buku. Hilang ditelan zaman. Karena buat saya, memotivasi itu bukan sekedar menyampaikan teori. tapi berbagi pengalaman mendalam yang telah dilakukan. M saya lebih senang juga menyebut diri saya bukan sebagai motivator dan trainer. Yah sebut saja saya pemateri atau pembicara. Sekian dulu berbagi saya tentang menulis, semoga Allah memudahkan langkah sahabat-sahabat semua dalam menulis . Kita rangkai sejarah bersama kawan! By Ust Uda yusuf

, , , , ,

  1. #1 by Data Center on June 22, 2012 - 9:31 AM

    wahhh nama2 yg disebutin diartikel ini memang bagus smua tulisannya, informatif & inspiratif banget

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: