Bahaya Lidah

#Al kisah ada seorang Raja meminta daging yang terbaik kepada penasehatnya, kemudian penasehatnya membawakan Lidah dan daging kepada Rajanya. Esoknya Sang Raja meminta kepada penasihatnya meminta daging yang buruk lalu penasehatnya membawakan lagi lidah dan hati. Lalu Sang Raja berkata kenapa kau bawakan lidah dan daging terus, jawab penasehatnya Lidah dan hati bisa baik dan buruk tergantung orang yang memakainya yaitu untuk hal yang baik / buruk.

Bahaya Lidah;

  1. Ungkapan yang tidak berguna

    Bila kita salah dalam berbicara maka akan menjerumuskan kita dan orang lain.

  2. Berbicara yang berlebihan

    Lebih baik diam, dari pada banyak bicara hal yang kurang bermutu. Allah pun memberikan kita telinga 2, agar kita lebih banyak mendengar, menyimak hal yang baik.

  3. Ungkapan yang mendekati kebatilan dan maksiat

    Hasan Al Bashri ketika mudanya pernah menggoda seorang wanita. Wanita itu berkata apakah kau tidak malu?, Hasan Al bashri menjawab malu pada siapa, disini tidak ada orang selain kau dan aku? Malu pada Allah! Maka sejak saat itu Hasan Al Bshri pun bertobat.

  4. Berbantahan, bertengkar dan debat kusir

    Miris sekali dalam masyarakat kita sering sekali terjadi pertengkaran karena hal sepele. Hingga menjadi tawuran yang memprihatinkan seperti yang banyak kita lihat di Tv. Dalam pepatah disebutkan orang yang berdebat, menang jadi abu dan yang kalah jadi arang. Hal sepele juga yang orang Islam berdebat dengan masalah sepele, qunut dsb, sehinggs sibuk dengan masalah sepele itu aja. Sementara Orang lain sudah berkembang ke Bulan dsb.

  5. Banyak omong yang berlebih-lebihan ingin mendapatkan hak nya

    Rasuluulah bersabda; Orang yang di benci di sisi Allah adalah orang yang banyak omong (Al Hadist). Contoh kecil dalam relitas kehidupan kita mayarakat kita terlalu lama dalam rapat, bertele-tele ga to the poin.

  6. Bercanda dan senda gurau

    Dalam hal bercanda pun kita tidak boleh berbohong. Sementara fenomena dala masyarakat kita banyak sekali orang yang suka melawak terkadang sampe berbohong agar orang-orang tertawa.

  7. Ungkapan yang menyakitkan

    Berhati-hatilah dalam ucapan yang menyakitkan sebab luka ini bisa lama sembuh berbeda bila kita terkena pisau maka kita bisa cepat sembuh. Tidak boleh juga melaknat, nyumpahin orang lain dan berkata-kata kotor.

  8. Bernyanyi dan bersyair

    Lady Gaga di tolak di Indonesia karena syair nya yang meniyinggung orang Islam. Dalam salah satu lirik yang kontrofersial dia membela orang yang homo seks dan lesbian. Syair-syair seperti ini yang berbahaya bagi Indonesia. Jangan sampe lagu/syair ini di pake untuk menyebarkan paham keksesatan.

  9. Berfasih-fasih dalam berbicara untuk menarik perhatian

    Jujurlah apa adanya, tidak usah berapi-api dalam berbicara, sederhana aja.

  10. Membocorkan rahasia

    Suami Istri harus saling memegang rahasia tidak boleh saling menjelekan walaupun sudah bercerai. Rahasia tidak boleh di buka kepada orang luar. Infotaiment, gosip-gosip juga ga boleh sesuatu yang bersifat pribadi bukan untuk di ekspos. Ada beberapa kasus juga anak sekolah yang di DO karena menjelek-jelekan gurunya, dan juga itu melanggar undang-undang ITE.

  11. Berbohong dalam perkataan, janji dan sumpah

    Kepribadian kita bisa rusak karena kita terbiasa berbohong. Harus di biasakan sejak kecil, jangan sampe anak-anak kita terbiasa berbohong. Contoh kecil orang tua berbohong kepada anaknya, jangan keluar malem entar ada wewe gombel dsb, padahal itu bohong ga ada. Inilah yang menjadikan pribadi anak jadi pembohong.

  12. Menceritakan keburukan orang lain

    Rahasiakan kejelekan orang lain. Jangan membuka aib mereka. Kita juga ga mau kan aib kita di bicarakan orang lain.

  13. Sanjungan yang menjerumuskan

    Bolehlah menyanjung, tapi jangan berlebihan sebab bisa membuat orang yang kita sanjung lupa diri.

  14. Menyebutkan hal yang bikin malu-kejelekan di ceritakan untuk di tertawakan.

    Terkadang orang menyebutkan kejelekan seseorang di muka umum agar orang lain tertawa. Bisa jadi menyakitkan bagi orang yang kita jadiin korban.

  15. Adu domba atau menghasut

    Ngaduin orang ngomporin orang, agar saling berantem. Yang akhirnya jadilah orang itu bermusuhan, mungkin juga sebelum itu mereka temen dekat dsb.

  16. Bertanya yang bukan-bukan, hingga memberatkan orang yang menjawab

    Banyak sekali orang yang bertanya tapi pertanyaan yang dia sendiri tau, dan apabila kita jawab dia membantahnya. Maka sebaiknya kita balikan suruh dia maju ke depan dan menjawab apa yang dia tanyakan, janganlah kita perdebatkan.

     

    Nara sumber; Ust Farhan, MM., MBA. (Ketua Yayasan Sahabat Muda Tangerang, Kabupaten)

 

 

 

, ,

  1. #1 by F.Galih Mahardi on June 10, 2012 - 11:43 AM

    wah kerja lidah ini rupa2nya perlu dievaluasi ini.. salam🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: