Karena Apakah Tangis Kita…

Abdurahman bin auf sedang puasa dan dihidangkan makanan padanya. Sahabat kaya raya lagi shalih dijamin masuk surga itu berkata:”Mus’ab bin umair telah terbunuh padahal dia seorang yang lebih baik dariku, dan tidak ada yang bisa mengkafaninya kecuali selembar kain…

…Jika digunakn menutupi kepalanya maka terbukalah kakinya. jika kakinya ditutupi maka terlihatlah kepalanya. kemudian kami diberi kelapangan rizki..Kami diberi kekayaan sebanyak-banyaknya. Kami kuatir jangan-jangan kebaikan kami telah diberikan lebih awal. (kemudian dia menangis tersedu ) bukhari II/140B.

Betapa beda orang kaya ini dengan sedemikian byk orang-orang yang baru berusaha kaya hari ini. Dia terjamin tapi masih kuatir dan menangis. Tidak ada yang lebih dicintai Allah Ta’ala dari dua tetes dan dan dua bekas. Tetes air mata karena takut kepada Allah dan tetes darah fi sabilillah.

Dua bekas itu; bekas karena fii sabilillah dan bekas dalam menjalankan salah satu dari kewajiban Allah Ta’ala. (At-Tirmidzi (1669).

Dalam hal apakah dan karena apakah tangis kita? Adakah ini tangis yang semakin memuliakan ataukah tangis rendahan tak berharga.

,

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: